Showing posts with label Photography. Show all posts
Showing posts with label Photography. Show all posts

creativeLIVE - The Wedding Project with Doug Gordon



creativeLIVE - The Wedding Project with Doug Gordon
creativeLIVE - The Wedding Project with Doug Gordon
English | 3 Day Workshop | WMV3 968x544 25 fps | WMA 96 Kbps 44.1 KHz | 5.63 GB
Genre: eLearning / Photography

Join award-winning wedding photographer Doug Gordon for an unique introduction to the lighting, posing, and shooting skills you’ll need to take gorgeous wedding photographs.

Using his one-of-a-kind teaching style, Doug will guide you through lighting and shooting every stage of a wedding, including engagement sessions, bride and groom preparation, family portraits, and the ceremony and reception.

Through demonstration and discussion, Doug will also cover key aspects of lighting and shooting weddings, including making successful sales pitches, seeing and using different types of light, posing family portraits, and troubleshooting potentially stressful family situations.

The way you light, pose, and shoot defines your style as a photographer, and whether you’re a novice or a pro, Doug and this three-day creativeLIVE course will give you the tools you need to develop your style and shoot with confidence

Doug Gordon
Doug, a photographer/ slash teacher/ slash motivational speaker, was raised by penguins following a childhood boating accident. He graduated from high school with an astounding GPA of 74 and that was only because he could throw a baseball over 90mph. His SAT scores, while not perfect, were very appropriate for his efforts. He continued his education with a one night class at Suffolk Community College, where he both learned that not all issues can be reduced to black or white and received his best sleep of his life, as he describes it.

While in his grueling, one class semester of night college, he continued his growth as wedding photographer (and chubby guy) who knew how to swerve with the ladies, including the love of his life, his beautiful wife, Vim. Now married for almost 13 years, he lectures frequently to his children on a variety of subjects, including, but not limited get into Disney restaurants without a reservation, while making up a great story. . He enjoys the misery of his favorite baseball team, the NY Mets, as well as watching Halle Berry and fishing, despite the painful memories.

mORE iNFO
_http://www.creativelive.com/courses/wedding-project-doug-gordon

Download
http://uploaded.net/file/dt5zmnei/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part1.rar
http://uploaded.net/file/udou3wdn/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part2.rar
http://uploaded.net/file/2dhakczh/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part3.rar
http://uploaded.net/file/wfjq82o4/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part4.rar
http://uploaded.net/file/3nk5hsus/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part5.rar
http://uploaded.net/file/p3u0f206/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part6.rar
http://uploaded.net/file/bzwwz6vf/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part7.rar
or
http://ryushare.com/rg675zf4e0du/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part1.rar
http://ryushare.com/jh36tka1oag6/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part2.rar
http://ryushare.com/i2bjf2p96p3i/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part3.rar
http://ryushare.com/hjezq9sr8mip/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part4.rar
http://ryushare.com/juqnke0dfmqb/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part5.rar
http://ryushare.com/vka3l7p4lc70/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part6.rar
http://ryushare.com/6e7fgzfeaft2/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part7.rar
or
http://rapidgator.net/file/7e448d027ecd8780fa12c5970679ba0c/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part1.rar.html
http://rapidgator.net/file/e59cbeb11194c63ab4468dc95f468ed0/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part2.rar.html
http://rapidgator.net/file/c9cbb46397a96390c48880e2d8b0dd7e/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part3.rar.html
http://rapidgator.net/file/01f02f4209cae2dff5a426cfa0ac1e2d/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part4.rar.html
http://rapidgator.net/file/8fe81a2b556ed744f157c26a38be57e8/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part5.rar.html
http://rapidgator.net/file/415bbfb49799687e8f69cda4ca389b57/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part6.rar.html
http://rapidgator.net/file/06d1b24127cfbdb8f667a0f688684b7e/creativeLIVE.The.Wedding.Project.part7.rar.html

Tips dan Teknik Memotret Bayi Untuk Pemula


tips dan teknik memotret bayi

Memotret bayi memang gampang-gampang susah, tetapi dengan teknik fotografi memotret bayi yang tepat, Anda bisa mendapatkan  gambar bagus. Pertama, buat daftar gambar yang ingin diambil sebelum Anda mengambil kamera. Saat mengambil foto bayi, waktu Anda sangat terbatas karena ada banyak variabel pengganggu yang ikut bermain. Pastikan untuk mendapatkan pegangan kokoh dan pengambilan gambar aman terlebih dahulu. Setelah Anda yakin dengan ini, mulailah mencari ide dan sudut baru dengan kreatif.

Lensa terbaik untuk digunakan pada jenis fotografi ini adalah lensa 50/85mm, memotret dengan diafragma lebar dan angka F-stop antara 5,6 dan 4 akan memungkinkan Anda untuk memotret dalam ruangan gelap dan menangkap titik fokus pada subjek Anda dengan latar belakang samar untuk menghilangkan gangguan.
Saat mengambil foto, atur kamera ke Aperture priority dan memilih f4 – F5.6 F-stop lebar. Fokus pada wajah bayi yang baru lahir dan masukan sedikit latar belakang dalam frame. Latar belakang warna-warni atau menarik benar-benar bagus untuk digunakan dalam situasi ini, karena mereka membuat adegan dan gambar yang lebih dramatis. Perspektif lain adalah Anda bisa mempertimbangkan untuk mengarahkan titik fokus pada kaki bayi dan melemparkan sisa atau framenya menjadi blur yang kreatif, posisi terbaik untuk ini adalah Anda berdiri di ujung di ujung kaki bayi serta dalam posisi yang cukup rendah.

Memasang lensa zoom pada kamera Anda untuk memvariasikan komposisi bidikan adalah ide bagus untuk dipertimbangkan. Anda bisa mendapatkan sebuah gambar yang lucu dari kaki, tangan, telinga, dan hidung. Cobalah untuk menjangkau gambar secara lebar untuk mengungkapkan seluruh panjang tubuh bayi.
Saat mengambil segala jenis portrait fotografi Anda perlu mempertimbangkan pemerataan cahaya. Jangan pernah gunakan flash, itu mengganggu suasana tenang yang ingin anda ciptakan, dan merusak gambar Anda dari tone dan tekstur. Posisikan bayi Anda, ranjang atau keranjang, di sebuah ruangan dengan jendela besar dan dinding putih, atau dekat jendela menggunakan lembaran putih atau tirai untuk meredakan cahaya yang masuk, jika cahaya tersebut sangat terang.

Pastikan tidak ada item yang mengganggu seperti botol, popok, mainan pada latar depan atau latar belakang foto Anda. Sertakan selimut lembut untuk warna yang menarik, tone, dan tekstur. Pertimbangkan menggunakan alat peraga untuk penekanan ukuran dan objek untuk menjaga tema. Pastikan agar tidak terlihat terlalu berantakan. Menjaganya tetap sederhana adalah kuncinya.

Pertimbangkan memotret dalam warna hitam putih atau mengedit menjadi hitam putih untuk beberapa bidikan Anda. Gambar hitam putih selalu membawa emosi kita lebih dari gambar berwarna-warni. Saat mengedit jepretan Anda, cobalah memainkan curves, atau preset pada perangkat lunak yang Anda gunakan untuk mengontrol contrast dan brightness pada bayangan, mid tones dan highlights. Selamat Mencoba!!

sumber : http://teknikfotografi.org

Cara Memotret Bunga Untuk Hasil Terbaik


tips cara memotret bunga 

Memotret bunga adalah jenis fotografi favorit yang banyak disukai orang-orang. Tidak sulit untuk mengambil foto bunga jika anda mendapatkan semua elemen kunci yang tepat. Jika tidak ada tempat di dekat anda, atau tidak memiliki kebun sendiri, maka cobalah tempat pembibitan atau taman. Anda pasti akan menemukan banyak jenis bunga di sana.

Hal pertama yang harus anda perhatikan ketika akan memotret bunga adalah cahaya. Cara terbaik adalah menggunakan cahaya lembut dan di filter untuk foto bunga anda. Mengapa? Karena cahaya yang kuat akan mengurangi detail warna dan kelopak, karena di situlah keindahan bunga berasal. Pastikan bahwa anda memunculkan detail sebanyak mungkin, dan itu tidak akan terjadi kecuali anda memotret dengan cahaya lembut. Berikut adalah beberapa tips-nya:

Cahaya pada saat mendung atau berawan. Cuaca seperti ini bekerja baik untuk memotret bunga, karena memiliki intensitas cahaya yang rendah dan tidak menciptakan bayangan kuat pada hasil gambar. Kondisi mendung atau berawan sangat sempurna untuk mengambil foto bunga karena tidak ada bayangan sama sekali yang dapat mengurangi detail dan kesempurnaan dari foto tsb.

Tips lainnya untuk memotret bunga adalah dengan menggunakan filter polarisasi. Filter Ini menggelapkan segala sesuatu dalam gambar setelah anda menempatkannya pada lensa. Cahaya terlalu terang dapat menyebabkan hilangnya detail pada bunga, karena sangat kecil dan halus. Kamera akan kesulitan untuk memotret detail pada bunga jika ada cahaya terlalu banyak membanjiri kelopak. Gunakan filter ini untuk menggelapkan cahaya dan mengeluarkan detail.

Gunakan tripod. Karena saat memotret pada keadaan mendung atau berawan secara otomatis shutter speed akan menurun. Dengan shutter speed rendah kemungkinan kamera bergoyang sangat tinggi, dan hasilnya adalah gamabar yang tidak fokus.
Jika tidak memiliki tripod, anda masih dapat mendapat hasil foto yang bagus dengan catatan anda harus mengambil posisi dimana anda dapat memegang kamera sekokoh mungkin.

Tips berikutnya untuk selalu diingat adalah fokus yang tajam. Apakah Anda pernah mendengar depth of field? depth of field berarti jarak yang ada dalam fokus. Ketika kita memotret bunga, kita hanya perlu sebagian kecil dari foto yang ada dalam fokus. Hal ini disebut “short depth of field”. Ini berarti kamera tidak “melihat” sangat jauh. Ini berarti bahwa gambar bunga sangat fokus, dan latar belakangnya tidak. Ini adalah efek yang sangat bagus. Dalam close up gambar bunga, kita tidak perlu latar belakang yang fokus.
Ingin foto bunga anda menjadi tajam? Ini adalah dimana f-stop dan bukaan bermain. Saat menggunakan f-stop kecil (nomor tinggi), itu berarti anda memiliki kesempatan lebih besar untuk menciptakan gambar yang lebih tajam. Apakah f-stop itu? F-Stop adalah lubang kecil pada lensa yang memungkinkan cahaya masuk, atau menguranginya. Bila anda memiliki bukaan yang lebih kecil, kamera ini mampu mempertajam pandangannya, tetapi hal utamanya adalah perhatikan saja pencahayaan.

Sudut atau angle yang baik. Hal ini juga dikenal sebagai komposisi fotografi. Hal ini berkaitan dengan di mana anda secara sengaja memposisikan hal yang menarik pada foto. Bila anda menempatkan bunganya dengan baik, itu berarti komposisi fotografi anda menjadi lebih baik. Komposisi terbaik adalah menjaganya agar tidak rumit.
Ketika memperbesar zoom, anda mulai bekerja dengan area yang semakin lebih kecil. Sebuah area yang lebih kecil, memiliki sedikit cahaya. Sedikit cahaya berarti shutter yang lambat atau bukaan yang lebih luas mungkin akan dibutuhkan. Bagaimanapun, semakin dekat yang anda dapatkan, semakin banyak cahaya akan dibutuhkan.
Memotret bunga adalah salah satu tipe terbaik dari fotografi. Setelah anda menerapkan pencahayaan yang baik, komposisi dan metode teknis, anda akan segera menemukan cara memotret bunga sangat cepat dan mudah serta menghasilkan gambar yang bagus.

sumber : http://teknikfotografi.org

Teknik Dasar Fotografi Makanan Supaya Terlihat Nikmat dan Menggoda


teknik dasar memotret makanan

Jika anda baru dalam dunia fotografi, dan memiliki minat memotret makanan atau hidangan, berikut adalah beberapa teknik dasar yang dapat digunakan dengan cukup mudah dan murah dalam membuat fotografi makanan.
Teknik sederhana berikut merupakan kunci untuk setiap fotografi makanan dan digunakan oleh kebanyakan fotografer dalam memotret makanan.
  • Pencahayaan
Jangan gunakan flash secara frontal pada subjek, menggunakan flash dari arah depan akan menghilangkan tekstur pada subjek makanan. Dalam fotografi makanan, tekstur adalah apa yang harus dicapai.
Gunakanlah pencahayaan dari samping atau belakang, hal ini memberikan kesan mendalam pada foto anda, membantu memberikan mata pemirsa perspektif yang menarik pada apa yang menjadi fokus anda.
Pencahayaan alami, yaitu matahari, bekerja dengan baik dengan posisi seperti diatas juga. Namun, tidak sembarang tempat dapat digunakan secara tepat, terutama ketika melakukan pemotretan dalam ruangan, atau jika anda memiliki jendela yang tidak menghadap posisi cahaya.
Teknik sederhananya adalah dengan menggunakan cermin kecil untuk memfokuskan cahaya pada bagian-bagian tertentu dari piring untuk membantu mengurangi bayangan yang keras atau untuk menarik perhatian pada area yang diinginkan dalam komposisi anda.

  • Tips Komposisi
Yang terpenting adalah, makanan yang digunakan untuk pemotretan harus selalu segar. Ini berarti memeriksa cacat pada buah dan sayuran atau garnish, pastikan item tidak terlalu basah, gosong atau lembek. Ketidaksempurnaan kecil dengan mudah akan menurunkan keseluruhan tampilan foto anda.
Aturlah komposisi yang sesuai dengan kamera yang anda gunakan. Ini berarti teruslah memeriksa jendela bidik atau LCD untuk melihat bagaimana kamera melihat presentasi anda. Misalnya, jika anda menggunakan kamera digital SLR beserta lensanya, ini akan menjadi terlihat bahwa perspektif kamera mungkin berbeda dengan mata anda.

sumber : http://teknikfotografi.org

Cara Memotret Bulan Agar Terlihat Natural

 
Tips memotret bulan

Berikut adalah tips bagaimana memotret bulan seperti seorang profesional, membantu anda mendapatkan hasil yang menarik dari astrophotography anda, terlepas dari anggaran atau pengalaman.

Ketahui Bentuk Bulan.
Karena bulan mengorbit mengelilingi bumi, sinar matahari mengenainya dari sudut yang berbeda, menyebabkan berbagai betuk. Setiap bentuk bulan memberikan tampilan  dan nuansa yang berbeda. Bulan purnama adalah yang paling terang, tapi terlihat cukup “datar” karena cahaya menerpa di depannya secara langsung. Bulan yang terlihat seperempat cenderung menjadi yang paling menarik, karena pencahayaan dari samping menghasilkan bayangan yang memunculkan sisi kawah dan pegunungan di permukaan Bulan. Bulan sabit adalah yang tergelap, namun dapat digunakan untuk menekankan sebuah langit malam.

Memotret Pada Waktu yang Tepat.
Waktu terbaik untuk memotret bulan adalah saat senja (sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam), dengan bulan dekat ke cakrawala. Pada saat ini, ada cahaya tersisa di langit, yang membantu menimbulkan detail di sekitarnya serta menambahkan warna menarik untuk langit dan awan. Hal ini menghasilkan foto yang lebih menarik.
Pada saat senja tingkat cahaya berubah dengan cepat, jadi bersiaplah lebih awal, serta teruslah memotret selama senja karena ini adalah kesempatan untuk mendapatkan hasil terbaik.
Cobalah memotret di malam hari untuk mendapatkan foto bulan yang jelas dan benar-benar tajam. Bulan juga dapat dilihat pada siang hari, meskipun tidak menonjol, sehingga baik digunakan untuk background daripada menjadi subjek utama itu sendiri.

Isi Frame.
Jika anda mempunyai atau dapat membeli lensa tele panjang, anda bisa mendapatkan beberapa gambar detail bulan yang sangat bagus dengan cropping serapat mungkin. Anda harus menggunakan lensa terpanjang yang tersedia – minimalnya 300mm.

Menjadikannya Background.
Jika Anda tidak mampu membeli lensa tele, anda masih bisa mendapatkan beberapa gambar bulan yang bagus menggunakan lensa apapun, bahkan dengan sudut lebar – anda hanya harus menyesuaikan komposisi yang sesuai.
Daripada menempatkan bulan sebagai subjek utama foto, masukkan beberapa subyek lain pada foreground, posisi Bulan menjadi background untuk menambah daya tarik. Memotret Bulan melalui bilah rumput atau di atas siluet pegunungan menambah suasana dan konteks terhadap pemotretan.


cara memotret bulan

Kelemahan teknik ini adalah sering tidak mungkin untuk memiliki baik bulan atau pemandangan tertangkap dengan baik. Jika ragu menjadi underexpose – lebih baik memiliki foreground yang gelap daripada bulan yang overexposed. Atau, Anda dapat memotret 2 kali – satu untuk menangkap gambar bulan dan satu lagi untuk area sekitarnya, kemudian menggabungkannya di Photoshop.

Mengurangi Getaran Kamera.
Kamera yang bergoyang bisa menjadi masalah dalam memotret bulan, terutama ketika menggunakan lensa sangat panjang. Gerakan sedikit saja dapat menyebabkan hasil yang blur, merusak hasil foto. Sangat penting untuk meminimalkan getaran dengan menggunakan peralatan sbb:
  • Gunakan tripod – Sebuah tripod kokoh dan stabil sangat penting, karena hal ini akan mengurangi getaran kamera, dan melindungi terhadap sumber-sumber getaran eksternal seperti angin.
  • Memicu shutter menggunakan remote – Gunakan kabel atau remote release untuk menghilangkan getaran akibat menekan tombol shutter. Jika Anda tidak memilikinya, aktifkan kamera self-timer untuk efek yang sama.
  • Gunakan mirror lock-up – Bahkan gerakan cermin internal kamera dapat mengaburkan foto anda. Mirror lock-up mode (MLU) bekerja dengan memindahkan cermin keluar dari jalur sebelum anda mengambil tembakan. Jika kamera anda memiliki pengaturan ini, aktifkan untuk mendapatkan hasil lebih tajam.
Temukan Pengaturan Kamera yang Tepat.
Memilih pengaturan dalam memotret bulan dengan tepat sangat penting, dan bisa menjadi salah satu hal yang paling sulit. Karena berbagai kondisi pemotretan, tidak ada satu ukuran pengaturan kamera cocok untuk semua yang berhasil dalam segala situasi, tapi ada proses yang bisa diikuti.
  • Pilih pengaturan manual – autoexposure Kamera tidak akan mampu menyesuaikan terang bulan terhadap langit yang gelap, jadi beralihlah ke modus manual. Mulailah dengan aperture f/11, ISO terendah kamera (katakanlah ISO 100), dan sesuaikan shutter speed-nya. Gunakan autofocus kamera untuk fokus pada bulan, kemudian alihkan ke mode fokus manual untuk mengunci jarak fokus.

  • Menguji dan memperbaiki – Ambil tembakan pengujian dan meninjau pada layar LCD kamera Anda, lihat hasilnya lalu zoom untuk memeriksa detail dan eksposur. Sesuaikan pengaturan dan ulangi proses. Bila menggunakan lensa sangat panjang, cobalah untuk menjaga shutter speed di bawah 1/2 detik untuk mengurangi blur.

sumber : http://teknikfotografi.org

Teknik Fotografi Light Painting


teknik memotret light painting

Fotografi light painting atau lukisan cahaya sangat indah dan dramatis, dan hampir sama dengan memotret kilat. Dalam memotret kilat, ini berarti kontras tinggi antara gelapnya malam dan terangnya cahaya kilat menghasilkan foto yang sangat kuat. Light painting lebih lembut dan lebih halus, tetapi masih memiliki kontras tinggi yang sama serta efek dramatis. Berikut adalah beberapa tips dan teknik yang dapat membantu anda mendapatkan foto light painting atau lukisan cahaya yang bagus.

  • Atur kamera ke mode manual
Hal pertama yang harus anda lakukan ketika bersiap untuk fotografi light painting adalah mengatur kamera ke mode manual. Karena semua persiapan dilakukan dalam kondisi gelap, kamera tidak dapat secara otomatis mengatur fokus, eksposur, diafragma, ISO, white balance, dan lain-lain dengan tepat.

  • Gunakan tripod
Kamera wajib menggunakan tripod karena anda akan mengambil foto dalam kondisi cahaya rendah. Meningkatnya waktu eksposur dan ISO tinggi akan menjamin hasil blur dan noise jika kamera anda tidak pada platform yang stabil. Ini juga berarti anda bisa melakukan hal ini sendirian.

  • Mengatur fokus terlebih dahulu
Atur fokus secara manual sehingga cahaya akan tampak tajam dan fokus. Anda dapat menggunakan lampu untuk mengatur fokus dan kemudian mematikannya ketika memotret. Atur eksposur antara beberapa detik hingga beberapa menit. Eksposur yang tepat tergantung pada berapa lama anda akan memotret dengan sumber cahaya yang digunakan untuk melukis. Bukan hanya itu, lebih lama eksposur  berarti background akan lebih terang dan jelas, bahkan jika dilakukan di malam hari.

  • Jangan lupa flash kamera
Untuk menggambar  dengan cahaya, anda dapat menggunakan sumber cahaya eksternal seperti senter atau glow stick, sehingga flash kamera tidak terlalu diperlukan. Tetapi beberapa orang menggunakan flash untuk menciptakan efek stroboscope. Anda dapat mengatur flash untuk memotret pada waktu tertentu.

  • Bermain-main dengan background
Lukisan cahaya pada dasarnya sangat menarik, tetapi pilihlah sebuah tempat atau lingkungan yang bagus untuk melengkapi lukisan anda. Lampu yang anda gunakan untuk melukis akan menerangi obyek pada background dan membuatnya lebih menarik. Cobalah pengaturan kamera berbeda untuk menerapkan filter berbeda dan mendapatkan efek yang berbeda pula. Misalnya, mengubah white balance akan memberikan suhu warna yang berbeda untuk lukisan cahaya anda. Cobalah semua pengaturan kamera, karena kita tidak tahu suatu kebetulan bisa menjadi hasil foto yang terbaik.

sumber : http://teknikfotografi.org

Teknik Flash Untuk Fotografi Macro


teknik fotografi macro

Menggunakan flash untuk fotografi makro adalah sama pentingnya dengan menyesuaikan lensa untuk kamera DSLR anda. Kenapa? karena dengan menggunakan flash, warna akan lebih baik, kita dapat mengontrol nuansa warna dan peningkatan shutter speed kamera.
Ketika akan memulai fotografi macro, flash adalah suatu kebutuhan. Di pasaran sendiri terdapat ringflashes khusus yang dirancang untuk fotografi macro. Namun, dengan menggunakan flash ini akan menimbulkan tampilan cahaya yang datar dan cara shades jatuh di belakang subjek. Hal ini membuat tembakan kehilangan depth of field. Dengan pertimbangan ini, lebih baik menggunakan flash kamera, yang terhubung ke kamera melalui kabel, dan sebaiknya menggunakan flash wireless sehingga dapat memposisikan cahaya yang anda anggap terbaik.
Ketika kita menggunakan lensa macro, jarak antara lensa dan subjek adalah 10 cm atau kurang, ini berarti jika anda menggunakan flash yang dipasang di bagian atas kamera, cahaya akan terlalu keras dan anda akan mendapatkan gambar dengan bayangan lensa di atas subjek.

Jarak Dan Diffuse
Jika memotret dengan memegang kamera, gunakan braket flash karena akan memungkinkan anda untuk bekerja lebih cepat yang ketika memotret serangga, adalah sebuah keharusan. Dan jika menggunakan tripod, anda dapat memegang flash dan bereksperimen dengan jarak dan sudut yang berbeda.

Tingkat flash
Flash harus diatur pada tingkat yang tepat sehingga subjek tidak akan terlihat terlalu terang / cerah. Tingkat flash juga harus diubah tergantung pada subjek apa yang anda potret. Misalnya ketika memotret kupu-kupu, jika tubuhnya memiliki warna putih lebih banyak daripada coklat, anda harus mengatur tingkat flash satu langkah lebih rendah.

White Balance
Atur white balance kamera ke flash atau daylight. Karena itu, banyak orang memotret dengan RAW saat mengambil foto macro, karena mereka kemudian dapat men-tweak white balance pada saat pasca produksi.

Strobo
Dengan eksposur panjang 1/10 detik atau lebih, anda dapat menggunakan strobo (periksa buku panduan yang datang dengan flashgun untuk melihat apakah fitur ini tersedia). Dengan ini, anda dapat menetapkan rasio flash dan frekuensi flash.

Penggunaan Flash Saat Siang hari
Seimbangkan tingkat flash dengan cahaya matahari dan anda akan memiliki gambar yang penuh warna dan tingkat cahaya yang baik. Untuk mendapatkannya, kombinasi terbaik adalah 30% flash dan 70% cahaya matahari.

ISO
Anda harus memeriksa berapa tingkat settingan ISO kamera sebelum mengatur tingkat flash. Semakin tinggi ISO, maka tingkat flash harus lebih rendah.


http://teknikfotografi.org

Tips dan Teknik Memotret Pola Asap yang Menarik

cara memotret asap

Pernahkah anda melihat foto asap yang sangat menarik serta berwarna-warni, dan penasaran bagaimana cara memotret pola asap tersebut?? Berikut adalah tekniknya.
Peralatan yang dibutuhkan:
  • Dupa, dan sebuah tempat untuk dudukan dupa tersebut.
  • Korek Api
  • Sebuah background hitam. Anda tidak perlu membutuhkan background yang terlalu besar karena akan memotret dengan sangat dekat.
  • Flashgun
  • Beberapa lembar kartu untuk mengarahkan lampu. Lakban, untuk menahan kartu jika dibutuhkan.
  • Tripod
Teknik :
  • Persiapan Tempat
Sebuah ruangan yang cukup besar yang bebas dari hembusan angin adalah tempat yang sempurna untuk  fotografi asap ini. Arus udara yang sedikit membantu menghindari asap terganggu, sementara ruang yang besar akan lebih nyaman karena asap tidak akan terlalu pekat.
  • Persiapan Kamera
Pasang kamera pada tripod, kira-kira pada ketinggian yang tepat, di posisi yang benar dalam kaitannya dengan background. Ketinggian akan berubah sedikit demi sedikit karena dupa yang terbakar akan semakin memendek.
Untuk memotret asap, anda perlu menggunakan background hitam dan pastikan tidak ada cahaya flashgun yang tumpah ke atasnya atau ke depan lensa. Untuk melakukan ini, tempatkan flashgun di samping kanan atau kiri anda.
Anda harus menyesuaikan flashgun dengan kamera. Bagaimana melakukannya tergantung pada kamera serta  flashgun apa yang anda miliki. Pilihan lain adalah dengan menggunakan ruang yang benar-benar gelap, gunakan shutter speed yang panjang dan secara manual menyalakan flash saat shutter terbuka.

Membuat Asap
Setelah siap menyalakan dupa. Anda akan memiliki banyak waktu, jangan terburu-buru, tapi periksalah bahwa cahaya jatuh dengan tepat di atas ujung dupa dan kekuatan cahaya lampu kilat yang tepat.

Pengaturan Kamera
Aturlah kamera anda ke fokus manual, pilih ISO rendah (100 atau 200) dan mulailah dengan aperture pertengahan (f / 8) pastikan lensa diatur ke nilai yang sama dengan flashgun jika menggunakan mode auto aperture . Bahkan flashgun bertenaga rendah akan memberikan f / 8 atau lebih, karena flash ke jarak subjek cukup dekat. Shutter speed antara 1/125 atau 1/200.

Memotret Pola Asap
Tidak ada cara yang benar atau salah dalam memotret asap. Anda hanya perlu mencari pola yang menarik dan teruslah mengambil gambar sampai menemukan gambar yang benar-benar bagus.
Pastikan bagian terang dari asap berwarna putih, tetapi jangan terlalu sehingga overexposure. Jangan juga underexposure karena asap tidak akan terlihat. Anda bisa meniup dengan lembut atau menahan asap untuk mengubah menjadi menjadi sesuatu yang lebih menarik, bisa juga menggunakan benda seperti sendok dapat membantu mengarahkan asap dan mengubah bentuknya.
Anda akan menemukan asap terus berubah dan kadang-kadang anda akan mendapatkan garis lurus, lalu mendapatkan pola yang bagus. bersiaplah untuk mengambil gambar, jangan sampai anda melewatkan pola yang bagus. Selamat ber-experimen.

sumber : http://teknikfotografi.org

Total Pageviews

Popular Posts